Tampilkan postingan dengan label cinderella man. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cinderella man. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Juli 11, 2009

cinderella man (eps.14-16.end)

Endingnya kurang greget ah, keliatan bgt senior & yuniornya (kwon sangWo & yooNa) yg canggung gitu.. eniwei.. its a hepi ending ladies & gentlement..

daeSan sdh memutuskan utk menghapus yuJin dr hatinya. Sementara yuJin msh gak terima, sampe rumah nangis sendiri. Lalu sang ibu menghampirinya, menceritakan bahwa memang dirinya yg menyuruh daeSan utk tdk menemui yuJin lagi. Kali ini yuJin gak nurut, dia ingin mempertahankan cintanya, maka dirinya bergegas ke kantor Sopia utk menemui junHee/daeSan. Dilalah, depan kantor (yuJin gak brani masuk) yuJin ditemui saeEun yg mengajaknya bicara. saeEun memberitahu gadis itu bahwa dirinya akan tunangan dng daeSan/junHee. Sedih deh yuJin mengetahui alasan lain daeSan menjauhinya.
Dihari yg sama saeEun mengungkapkan hal ini kpd junHee, maka dng pasrah daeSan menerima tunangan tsb, janji tdk akan menyakiti saeEun. Meskipun begitu yuJin msh belum menerima jaeMin dihatinya.

Keesokan harinya yuJin mendapati undian lomba design dng nomor yg sama dng saeEun. YUP mrk tergabung dlm 1 tim utk membuat 2 baju selama 2 jam. Sementara itu daeSan mendapat kabar bahwa dirinya difitnah akan membuat merk & toko besar di pasar dongDaMen a/n sopia. Belum juga dirinya mencoba membela diri, HP’nya berbunyi, nenek memanggil.. penting..
Rupanya sang nenek sdh mendapat kabar bahwa daeSan menipu dng menjadi junHee, ketika sdh kumpul, tdk ada alasan daeSan utk mengelak. Maka sang nenek'pun tersungkur tdk sadarkan diri ketika mengetahui bahwa cucu kesayangannya (junHee) sdh meninggal dunia. daeSan'pun dikecam, diancam akan dilaporkan kepolisi oleh jaeMin.

Berita itu langsung disampaikan jaeMin ke yuJin, segera yuJin menemui daeSan di rumahnya. Dah kadung gak dipercaya orang, ketika ditanya kebenaran itu oleh yuJin, daeSan malah jawab bahwa dia sdh tamak dng menjadi orang lain demi uang. Yang ada yuJin sebel dengernya, bilang bahwa dirinya juga menyesal sdh menenal daeSan, lalu meninggalkan pria itu. Mereka pun sama2 menangis dibalik pintu. Cewek yg selanjutnya marah atas berita ini adl saeEun, dng usahanya meminta info dr leeSan mengenai rumah daeSan. saeEun menyatakan kecewa'nya, daeSan pasrah, meminta maaf meski dirinya gak pernah niat utk menyakiti saeEun.

Meski tdk dianggap oleh jaeMin, daeSan masih rajin menjenguk nenek tiap hari, namun dirinya msh gak PD utk melanjutkan hidupnya. Maka pak assPri membantu daeSan dng meminta ketemuan dng yuJin. Memberitahu alasan sebenernya daeSan mau menjadi junHee.. which is.. menolong yuJin. Hingga akhirnya daeSan mau mulai bekerja kembali di pasar 'western', namun masih dikecam oleh rekan2 lamanya.. tiba2 yuJin datang menolongnya. Mengajak bicara dirumah daeSan.. & mereka baikan deh..
yuJin mulai membuat rancangan2 baru utk lomba dirumah daeSan, mrk sedang asik bersenda gurau.. saeEun datang. Bikin saeEun ngiri secara daeSan lebih memilih yuJin drpd dirinya. Usaha yuJin selanjutnya adl mencoba meminta jaeMin utk menolong daeSan yg jelas2 ditolak oleh cowok itu.

yuJin sdh selesai membuat 1 rancangan utk lomba, lalu meminta guru elegance utk menilainya. Setelah dinilai bagus, yuJin meminta 'babaLa' (langganan daeSan) utk mencarikannya bahan yg diinginkan. Sialnya gak lama kemudian yuJin mendapati bahan yg diinginkan utk rancangannya telah kosong, diborong orang lain. saeEun datang lagi ke rumah daeSan, meminta cowok itu utk kembali padanya krn dirinya bisa membuat daeSan menjadi junHee lagi. saeEun akan memberikan bahan yg diinginkan yuJin utk rancangannya jika daeSan setuju..
Berita ini diketahui yuJin, ketika esok harinya daeSan menemui saeEun, meminta gadis itu utk menyerah. yuJin datang, bilang bahwa dirinya gak perduli dng bahan yg diboikot saeEun, meski begitu dirinya tdk akan menyerah akan lomba & daeSan, lalu menarik daeSan utk pergi.

Mereka mencari bahan lain yg menarik utk rancangan yuJin, istirahat dirumah, daeSan iseng membubuhkan cap namanya di tangan yuJin. yuJin malah mendapat ide dr 'cap' tangan itu utk bahan rancangannya. Hasilnya sangat bagus, baju yg sdh jadi segera dibawa yuJin utk final lomba tsb. daeSan gak bisa nemenin krn baru saja diberitahu bahwa sang nenek sudah siuman. daeSan sdh diakui sbg cucu nenek yg hilang, sejak daeSan membawa surat dr ibunya yg disimpan rapi oleh pengurus panti asuhan. Berita bahagia ini dibawa daeSan menemui yuJin yg menambah berita bahagia bahwa dirinya terpilih sebagai pemenang lomba.. horee..!!!
Namun akhirnya yuJin menolak hadiah yg akan membawa dirinya melanjutkan sekolah di Paris, krn t'nyata dirinya harus bekerja di sopia apparel, jauh dr cita2nya, cita2 ayahnya & cita2 daeSan.

jaeMin msh melanjutkan usahanya menguasai sopia, mengadakan rapat pemegang saham. daeSan datang mewakili sang nenek menolak rencana jaeMin. Suara mrk bersaing, beda 3% saja antara mendukung jaeMin & mendukung daeSan. Lalu diselamatkan oleh yuJin yg masuk tiba2 membawa suara 3% mewakili saham assPri junHee. Sebenernya jaeMin bukan org yg jahat, dirinya mengakui bahwa karena ibunya yg membuat keluarga mrk saling musuhan. Nenek bilang dirinya dari dulu gak pernah tdk mengakui jaeMin sbg cucunya, lalu sopia'pun diminta nenek utk dilanjutkan oleh jaeMin.
Upacara penguburan junHee akhirnya digelar, yuJin mendapat beasiswa utk melanjutkan sekolahnya di Paris dr paman/bibi rekan ayahnya. Tapi yuJin menolak.. kok.. dirinya malah menginginkan daeSan yg pergi ke Paris utk memasarkan rancangan yuJin. Merekapun berpisah utk sementara..

1 tahun kemudian, sdh bbrp bulan yuJin tdk mendapat berita dr daeSan. leeSan dah ganti kerjaan menjadi pengantar barang (spt daeSan dulu). Gak sengaja HP yuJin dimainin menimbulkan alarm, trus leeSan nanya "gak ada polisi kok yg dateng ?".. yuJin bilang bukan polisi, tp org lain yg akan datang.. tp kaya'nya gak bakal terjadi.
saeEun mencoba membuat merk sendiri juga nih, mengenalkan 'babaLa' kpd jaeMin disebuah restoran. Dng gaya khas centilnya babaLa mencoba menarik hati jaeMin, meski tetap jutek thdp saeEun. yuJin pergi ke menara dng tulisan kota2 di dunia, terpaku pd kota Paris.. teringat dng percakapannya dng daeSan dulu.. Gak lama ada suara "sedang memikirkan aku ?"..
Pertemuan mrk tanpa pelukan yg hangat, hanya percakapan ringan yg memberitakan bahwa daeSan sdh berhasil menjual rancangan yuJin.. Mrk tdk menginginkan apa2 hanya agar mrk bs saling berdampingan selamanya..
daeSan'pun menarik tubuh yuJin agar bs merangkul pundak gadis itu.. TAMAT deh..

Lanjutannya......

Sabtu, Juli 04, 2009

cinderella man (eps.11-13)

yuJin bingung ketika daeSan mengenalkan dirinya adl adik jaeMin (putra pemilik sopia apparel), jaeMin membenarkan ucapan daeSan. Bilang apapun yg diucapkan junHee sewaktu bekerja di pasar dulu adalah bohong. Lalu yuJin mencoba mencari tahu masalalu daeSan dari bibi2 yg sama berjualan di pasar. Mereka malah bilang orang yg paling dekat & mengenal daeSan adl ayah kandung yuJin, mrk hanya tahu 3 thn yll daeSan dikenalkan oleh ayah yuJin. daeSan ngotot mengaku menjadi junHee, dirinya gak mau lagi kehilangan yuJin, jika yuJin menginginkan sopia & pria didalamnya, maka daeSan rela menjadi junHee yg sdh meninggal.

daeSan ikut bareng nenek & junHee main golf, jelas gak bisa, cm jd hiburan bagi penonton dng akting kwonSangWoo. Tapi sang nenek seneng krn junHee (daeSan) sdh gak sakit2an lagi, sang nenek memanggil jaeMin utk mempekerjakan yuJin dlm perush mereka. Sejak nenek membeli baju mahal buatan yuJin ditoko 'prince' dia mrasa yuJin punya kemampuan lebih. Jelas saja jaeMin setuju, langsung minta ketemuan dng daeSan & saeEun sbg member lama. saeEun terus terang kpd ibu jaeMin bahwa dirinya mau menjadi anak mantunya. Dah seneng2 ibu jaeMin, saeEun melanjutkan kata2nya, "karena saya suka dengan junHee".. he3x. saeEun & daeSan menunggu jaeMin yg bilang akan membawa seorang gadis sbg member baru team mereka. Gak lama bel pintu bunyi.. daeSan beranjak membuka pintu rumah.

jreng jreng.. dihadapannya dah ada yuJin dng jaeMin.. Masih marah dng sikap yuJin yg lebih memilih jaeMin, lalu saeEun datang. Cewek itu lebih kaget lagi bahwa yg akan menjadi partner di sopia adl saingannya sejak kuliah dulu.. aka saingannya dlm merebut hati cowok2 putra sopia apparel. Meski awalnya sedikit canggung, gak lama yuJin & daeSan kembali memperlihatkan kekompakan mrk spt dulu. Bikin iri saeEun & jaeMin, lalu jaeMin mengajak yuJin pulang, sedang saeEun mulai melancarkan serangan, dirinya menyerahkan baju yg dibuatnya utk junHee, mengatakan bahwa dlm membuat baju itu dirinya menyertakan perasaannya, rasa suka'nya kpd junHee. Pagi2 sekali daeSan menemui yuJin didepan rumah gadis itu, tp yuJin msh sebel dng kebohongan yg dilakukan daeSan thdp dirinya. Meski akhirnya daeSan bilang bahwa dirinya benar2 mencintai yuJin, tp yuJin tdk memperdulikannya.

daeSan jd bingung, dirinya rela menjadi junHee (yg tdk diinginkannya) demi mendapatkan yuJin, ternyata yuJin malah marah mempermasalahkan dirinya yg telah membohongi gadis itu.. Sang assPri memberitahu surat yg ditulis junHee utk dirinya, sedikit menolak kenyataan bahwa dirinya bagian dr sopia apparel. Pagi2 sekali dirinya malah ingin meneruskan niat junHee utk mengambil alih semua kekayaan sopia apparel sebagai balas kematian ibu mereka. Niat masuk kerja, disuruh jaeMin memeriksa laporan yg super duper tebel. Bukannya kerja, dirinya malah main sendiri, ngisi tts, lalu ditemui saeEun utk diajak pergi.
Sementara itu yuJin menemui ibu direktur sopia yg menyuruhnya utk belajar dr perancang baju mrk 'elegance', tp tidak utk lama2 krn dirinya harus bekerja utk sopia. Seneng bgt yuJin, cita2nya utk bekerja di sopia apparel tercapai, meski harus bertemu dng daeSan.
Jadilah ketika kedua pasangan itu (junHee & saeEun, jaeMin & yuJin) bertemu utk mencari model baju olahraga, junHee & yuJin saling membelakangi.

Hal itu terlihat jelas oleh jaeMin, menanyakan kembali perasaan yuJin, lalu yuJin cerita bahwa dirinya sedikit kaget dng pengakuan junHee & sudah bertanya kpd temen2 di pasar, mrk mengaku sdh mengenal daeSan sejak 3th yll. jaeMin mikir.. 3 thn yg lalu..
saeEun mengajak junHee pergi bersama ke Bali utk merintis bisnis bersama, tp junHee gak mau. Ketika jaeMin melaporkan hasil kerja junHee yg malas2an, nenek menyuruh cucu'nya utk survey ke pasar. Bibi temen daeSan dipasar kaget ketika ibu yuJin bilang bahwa daeSan adl putra dr sopia apparel, tp mrk blom langsung percaya.
yuJin belajar design pakaian dr elegance, keluar ruangan melihat junHee & saeEun yg bercengkrama akrab, lalu dng sungkan keluar meninggalkan mrk setelah ngobrol sebentar dng junHee melaporkan perkembangan toko'nya. junHee'pun tidak lega meninggalkan yuJin sendiri, smntara dirinya diajak saeEun utk pijit relaksasi.

Maka junHee kembali ke toko, melihat yuJin dr kejauhan yg sedang bengong & tdk menghiraukan pelanggan. Kepergok oleh bibi temennya, ketemu lagi deh yuJin & junHee, masih dng ciri khas daeSan, junHee berhasil menjual baju kpd pelanggan. Keluar dr toko, yuJin bilang bahwa junHee sdh bukan anggota pasar lagi, jd lebih baik tdk perlu kepasar lagi. yuJin jg cerita bahwa ayahnya pernah ingin bercita2 membuat merk sendiri di pasar tsb dng designer yuJin. Walhasil curhat yuJin menjadi ide junHee & dilanjutkan dng bilang kpd nenek tercinta. Meski jaeMin tdk setuju krn hal tsb sdh dicoba sebelumnya & gagal, tp junHee sangat PD akan hal itu.
Sialnya jaeMin mendapat informasi mengenai daeSan, ditambah informasi dr laeSan (temen sepanti daeSan yg jadi rentenir). Maka ketika sang nenek ulang tahun, memberitakan kabar bahwa sopia akan membuat merk baru yg dijual di pasar dan sepenuhnya projek ini dipegang oleh junHee.

jaeMin tdk melepas kesempatan ini, mengeluarkan data diri daeSan, bahwa ada yg berbohong & mengaku dirinya adl junHee. jaeMin meminta junHee membuka jas baju'nya, karena junHee tdk melakukannya maka jaeMin merobek kemeja junHee.. senyum senang kemenangan jaeMin pupus, ketika melihat tanda (spt luka operasi) di dada junHee.. lah kok..
Maksud hati ingin menangkap basah penipu (oh daeSan) tp jaeMin malu sendiri. Nenek jg marah besar, knp sbg kaka' mempermalukan adiknya sendiri di depan umum. jaeMin makin penasaran, knp daeSan punya luka yg sama, lalu menyuruh leSan menyelidikinya.

yuJin ketemu dng mama'nya jaeMin, mama'nya jaeMin langsung menginterogasi gadis itu dr mulai tinggal, pekerjaannya hingga pekerjaan orang tuanya. Kesimpulannya.. gadis miskin.. gak boleh jadian dng putranya, namun ketika hal itu dibicarakan oleh jaeMin, cowok itu marah. Masih dlm rangka projek junHee, sopia apparel mengadakan lomba merancang busana utk pasar west termasuk bahannya. saeEun & yuJin ikutan lomba jg, awalnya sih yuJin gak mau ikut, takut ketemu lg dng junHee, tp junHee bilang dirinya demi cita2 yuJin membuat lomba ini, jd yuJin hrs ikut. saeEun diketemuin dng penjual bahan (rekanan daeSan), ngeliat bibi' yg centil dng dandan yg menor, saeEun dah nyela duluan, mrk berantem, saling kecam utk tdk ketemuan lagi.. padahal..

Maka ketika saeEun minta diantar daeSan memilih bahan di pasar, daeSan mengantarnya kpd bibi langganannya which is her enemy.. putus asa gak nemu bahan sesuai dng rancangannya, daeSan mengajak saeEun menggunakan bahan dr baju bekas, jd gak full bahan dr pasar west. Sedang yuJin dng mudahnya mendapat bahan yg cantik tuk ranacangan lombanya. Sementara itu jaeMin mendapat brita ttg luka yg didapat daeSan didada'nya. leSan jg memberitahu bahwa nama daeSan pernah membli tiket pesawat ke jeju Island menuju RS disana. Segera jaeMin menuju RS tersebut, kaget & kesel t'nyata nama daeSan yg diyakini jaeMin adl junHee sdh meninggal dunia. Dengan itu dirinya bersumpah tdk akan memaafkan siapapun yg skrng menjadi junHee.
daeSan/junHee ditemui ibunya yuJin dikantor, rupanya ibu yuJin gak mau kalo junHee berhubungan dng putrinya, dia gak ingin putri tunggalnya terluka oleh pria itu. Lalu junHee menemui yuJin ditoko.. mengatakan bahwa dirinya akan menutup toko 'prince', akan meninggalkan pasar west.. & tidak akan kembali, jg hatinya thdp wanita b'nama yuJin.. hiks..hiks..

Lanjutannya......

Minggu, Mei 31, 2009

cinderella man (eps.9-10)

daeSan sukses menggagalkan serangan jaeMin kepada yuJin, bermodalkan kacamata org yg tidur dijalan. Pura2 kena serangan jantung didepan jaeMin tapi membelakangi yuJin. Sampe dimobil ambulance perawat bingung dicek jantungnya sehat, gitu di ruang UGD ditinggal jaeMin yg gi nyari dokter pas balik dah gak ada.. he3x..

Pagi2 sekali daeSan dah tiba di rumah yuJin, menyuruh cewek itu utk ikut dengannya. Dikira'in mo' kemana, gak taunya daeSan dah membeli semua baju rancangan yuJin yg dicopy. Baju2 itu disiram minyak tanah utk dibakar, "kamu kan bilang mau memusnahkan baju2 ini".. Segera dilarang yuJin, "saya sudah menghabiskan waktu & pikiran saya utk men-design baju ini". Akhirnya baju itu dikasih gratis ke tiap org yg lewat depan butik 'sopia apparel'. daeSan masih minta maaf ke yuJin, tp gak langsung dijawab, yuJin pergi meninggalkan cowok itu utk mengambil barang2nya yg msh di 'sopia'. Sedang daeSan dpt telpon dr assPri bahwa jaeMin mo' datang ke apartmen'nya.

jaeMin marah dng kejadian kmrn yg ditinggal kabur junHee, junHee malah marah menuduh jaeMin mempermainkan yuJin. jaeMin bilang "jangan2 kamu bukan junHee, sebab junHee gak pernah mempermasalahkan hal ini". junHee pura2 meminum obat jantungnya & meninggalkan abangnya itu.
yuJin ketemu saeEun di ktr, saeEun bilang dia mau berkompetisi dng yuJin sebagai sama2 designer. Sore hari jaeMin ketemuan dng junHee di dalam lift, saling nyolot sebentar trus junHee pergi meninggalkan jaeMin lagi. jaeMin pergi menemui yuJin, meminta maaf atas kejadian tempo hari (yg dikacaukan junHee). yuJin bilang dulu waktu di Paris dirinya diam2 menyukai jaeMin, tp skrng setelah melihat status jaeMin, dirinya merasa gak bisa menyukai jaeMin lagi.

daeSan mencari yuJin, ibunya bilang putrinya bekerja disebuah restoran, daeSan cm bisa ngeliat dr jauh. ketika ada pemotretan baju dilokasi restoran tsb, hati nurani yuJin gak bs bohong, dirinya dah tlalu suka dng dunia fashion. Maka esok paginya dia pergi menemui daeSan, meminta utk bisa bekerja ditoko miliknya. daeSan menyuruhnya menjadi pengantar pakaian sebelum bs menjadi designer di tokonya. Jadilah tiap hari kerjaan yuJin mengirim pakaian pesanan orang.
Hari itu yuJin diajak daeSan utk mengamati pasar, toko2 saingannya yg laku keras menjual baju spt apa ? lalu yuJin diharuskan mengingat hal2 tsb. Baru juga daeSan mo' ngajak yuJin makan, tiba2 HP'nya berdering, saeEun memanggilnya di butik tempat kerjanya. Tubuh junHee diukur saeEun utk dibikinin pakaian, saeEun sempet nanya kenapa temen rentenir daeSan bilang bahwa nama cowok itu adl daeSan bukan junHee. daeSan mengelak, takut ketahuan makanya hrs menyamar dng nama daeSan. junHee/daeSan bilang ke saeEun bahwa dirinya pengen bgt memberi sumbangan ke panti asuhan, lalu saeEun mengingatkan dirinya adl putra pemilik 'sopia apparel' mo' ngasih 10 panti asuhan jg bisa. Maka junHee segera membawa bbrp truk berisi baju merk 'sopia kids' utk diberikan ke panti asuhan tsb.. Keliatan bgt kalo junHee mrasa seneng sekali melakukannya, saeEun sampe komentar, "baru kali ini ngeliat org membuang uangnya dng seneng bgt".

Pulangnya saeEun bilang kalo dirinya suka dng junHee, suka dng kehangatannya. Gadis itu suka krn junHee membuatnya tertawa lepas, apa adanya. Tapi junHee mengelak, dia bilang dirinya bukan junHee yg disukai saeEun, saeEun hanya menyukai cowok pewaris sopia apparel 'lee junHee, sedang dirinya oh daeSan.. (lah nih orang cerita sebenernya) bikin saeEun bingung apa bedanya junHee dng daeSan ?
Sementara itu yuJin mo' bikin baju rancangannya yg terbaru nih, tp dia mau mengerjakan dirumah daeSan. Ibunya bilang sejak yuJin kerja dng daeSan, cowok itu jd gak mau copy rancangan org lain.. Malem2 daeSan pulang ke rumahnya (ya iyalah masa rumah org), tp pintu rmhnya dah kebuka, disangkanya assPri yg biasa memberikan tugas junHee padanya. Niat utk mengagetkan pria tua itu, daeSan mengindip masuk rumah lewat loteng. Dengan tangannya yg dibuka lebar hendak menyergap.. tara.. yg dipegang adl tubuh yuJin.. saling teriak "mengapa kamu ada disini ?".. he3x..

daeSan mempertemukan yuJin dng toko bahan langganannya. Meski agak kurang suka dng wanita, bibi rekanan daeSan mau membantu yuJin gara2 yuJin bilang bibi punya salah krn membuat dirinya kehilangan pekerjaan.
Bibi rekan daeSan yg lain ngeliat foto daeSan yg memberi sumbangan ke panti asuhan. Komentar ke yuJin bahwa foto di koran itu daeSan yg pake kacamata, tp yuJin gak percaya. Baru jg yuJin mo' ngeliat koran itu, suaminya datang membicarakan ada pelanggan yg mengatakan bahwa 'sopia apparel' membuka toko di pasar. Lalu koran itu dibawa suami si bibi.

Gak lama junHee & jaeMin dipanggil nenek yg kaget dng berita di koran ttg sumbangan ke panti asuhan. Bukannya memarahi junHee, nenek malah seneng.. bikin jaeMin makin kesel. junHee mengerling ke assPri memberikan code bahwa dirinya gak membuat masalah. Tapi assPri tsb tetep marah, ditengah jalan dia menghentikan mobilnya bilang "kamu bukan junHee, kamu majikan saya yg palsu".. daeSan'pun ditinggalkan ditengah jalan.

Ketika daeSan sedang tdk ditoko, ada telpon yg meminta kiriman pesanan. yuJin bergegas membawa baju2 pesanan. Langganan daeSan itu adl wanita2 penghibur disebuah karaoke, begitu tahu yg membawa pesanan mrk bukan daeSan, cewek2 itu betingkah, meminta yuJin mengenakan pakaian tsb sbg contoh. Daripada gak jd dibeli, yuJin mau mengganti bajunya dng pakaian minim yg dipesan wanita2 tsb. Sialnya baju minim yg dikenakan yuJin bikin menarik pengunjung, yuJin kabur, ketakutan.. Bukan kebetulan (scr sinetron) jaeMin datang mo' ngobrol bisnis ditempat yg sama. Ketemu lagi deh mrk, jaeMin segera membawa keluar gadis itu.
Dipikir jaeMin, yuJin benar2 bekerja sbg penghibur di tempat karaoke tsb. jaeMin kembali curhat mengenai keadaan dirinya yg bukan anak kandung pemilik 'sopia apparel'. Maka dari itu dirinya perlu seseorang yg mengerti & mensupportnya, yg diharapkan adl yuJin.. Sebelumnya jaeMin menelpon bagian design, bilang bahwa besok akan ada karyawan baru.. utk yuJin. yuJin marah, menutup telpon itu, dirinya sngt tdk suka tergantung orang lain terlebih dng karir yg dia cintai. Abis curhat jaeMin meluk gadis itu tp gak dibales. Pulang2 jaeMin dapet berita buruk dr ibunya ttg kepemilikan harta junHee

Besok harinya lagi junHee ketemu jaeMin dalam lift kantor sama2 mo' turun. jaeMin bilang kalo ada rumor junHee sering berada di pasar, tp junHee mengelak, bilang mrk salah lihat org. Hari itu junHee/daeSan jaga toko sendirian scr yuJin disuruh menggambar design lainnya. Tiba2 jaeMin datang keliling nyari alamat yg tertulis dlm sebuah kartu nama. yah.. ketemuan deh.. JaeMin bingung ngapain junHee disini bukannya ngurus perush sendiri, kalo gitu kita bersaing dng benar, ktnya ke adik tirinya itu.
Ditoko yuJin sendirian nyari daeSan, tiba2 saeEun datang, agak kaget ketika tahu yuJin bekerja sebagai design di toko tsb. Ketika daeSan datang, saeEun menggandeng cowok itu bilang bahwa dirinya temen sejak kecil, secara daeSan adl pemilik sopia.. daeSan segera menutup mulut gadis itu sebelum yuJin mendengarnya. Bilang bahwa dirinya dikenal yuJin sbg daeSan, lalu saeEun bilang "kalo gitu segera kamu tutup hidup daeSan ini & kembali menjadi junHee"..

Pagi2 sekali waktu daeSan keluar rumah, pintu'nya ketemu jidat yuJin yg pagi itu dah nyampe di rumah daeSan. "ngapain kamu pagi2 kesini ?" tanya daeSan, yuJin jawab kalo dirinya mo' kerja merancang baju. "pagi2 begini ?" tanya daeSan, tp yuJin malah berkelit, mengomentari daeSan yg rapi jali.. "lah kamu mo' kemana ?".. rupanya yuJin agak sedikit cemburu gara2 kmrn saeEun menggandeng tangan daeSan & bilang kalo mrk temen dr kecil dng dalih latar belakang & sifat mrk yg berbeda.. "jadi apa sebenernya hubungan kamu dng saeEun ?" daeSan segera menyuruh gadis itu utk masuk rumah & bekerja, kebetulan om asPri dah tiba didepan rmh tsb tentu saja dng mobil mewahnya. Di dalam mobil daeSan ngeluh lagi, cerita bahwa jaeMin sdh mengetahui dirinya punya toko di pasar. Dalam percakapan itu akhirnya daeSan tahu bahwa saeEun gak kaya2 bgt. daeSan kali ini mewakili junHee utk membantu membetulkan gedung/bangunan panti asuhan. pak assPri agak curiga dng panti asuhan tempat daeSan dulu tinggal.

Dikantornya jaeMin mulai melancarkan aksinya, mengetahui keberadaan junHee & tokonya, dia mulai mencari cara agar toko itu bs dibelinya.. Sementara itu 2 bibi temen daeSan bertengkar, memperebutkan baju rancangan yuJin. Saling tarik2an baju, hingga.. ketika yuJin tiba, tarik2an baju antara kedua bibi itu berakhir dng robekan. Lalu yuJin meminta ibunya membetulkan baju itu. Gak lama HP yuJin berdering, jaeMin minta ketemuan, yuJin'pun menyanggupi. Rupanya jaeMin meminta yuJin utk kembali bergabung dng 'sopia apparel' dlm divisi design sports. Tapi yuJin gak mau, dia bilang dirinya dah bekerja sbg designer di sebuah toko di pasar. yuJin jg protes, "saya kira kamu mo' ketemu krn butuh temen curhat krn lagi depresi, kalo utk membujuknya kembali ke sopia saya mending gak jadi datang".
jaeMin lalu bilang kalo dirinya memang gak bisa hidup tanpa yuJin, tp yuJin menolak tawaran itu, dia bilang "saya sdh punya seseorang yg saya tunggu selama ini".. makin kesel deh jaeMin. Ketika akhirnya yuJin memutuskan utk meninggalkan cowok itu, jaeMin mengejar, sialnya ketemu dgn saeEun. Gadis itu marah krn yuJin sdh mempermainkan 2 cowok penerus sopia apparel.. jaeMin bingung.. maksudnya yuJin jg kenal dng junHee ?..

Maka segeralah jaeMin pergi ke toko daeSan dipasar, bener aja pemandangan yg diliatnya gak bagus.. kenapa.. daeSan sedang asik bersenda gurau dng yuJin gara2 yuJin jual baju rancangannya dng harga mahal.
AssPri jaeMin menghubungin leeSan utk menjalankan misi boss'nya, leeSan agak sedikit kaget waktu si bapak itu cerita bahwa junHee (anak penerus sopia apparel) pemilik toko 'prince' di pasar itu. leeSan cm komentar "ooh.. jd dia beneran bernama junHee ?"

Agak sedikit lost, tau2 bibi temen/rekanan daeSan rupanya kenal baik dng bapak perancang seniornya seuEun. Lalu nenek junHee jalan2 ke pasar east gate, ngeliat toko 'prince' dng baju rancangan yuJin. Sang nenek nanya harga baju itu, yuJin bilang harganya 300rb bahkan 500rb dinilai dng hasil karya pertamanya. Nenek mencibirkan harga yg mahal itu dijual di pasar. daeSan meratapi baju2 & sepatu bagus milik junHee. Cowok itu dikabarkan sudah berhasil operasi jantungnya & akan kembali ke Seoul. Gak lama HP daeSan bunyi, yuJin yg nelpon, mengabari bahwa baju rancangannya sdh terjual. Malam itu daeSan bawa kue berbentuk baju sebagai ungkapan selamat utk yuJin, lalu mrk pasang kembang api, gak lupa daeSan minta ketemuan besok, "ada sesuatu hal penting yg akan saya bicarakan", katanya.
Sementara itu dirumah yuJin, jaeMin datang ketemu ibunya, mo' membicarakan tentang yuJin katanya.

Ketika daeSan tiba di apartement junHee, dia dah bawa semua barang2 cowok kaya' itu, lalu mo' ngambil sesuatu sbg souvenir utknya, pak AssPri datang meminta daeSan pergi bersamanya menemui junHee. assPri & daeSan menemui junHee di pulau jeju, junHee terlihat makin rapuh, rupanya tubuhnya menolak transplantasi jantung tsb.
yuJin bingung dng org2 yg mengambil barang2 di rumahnya, rupanya jaeMin yg menginstruksikannya, menyuruh yuJin & ibunya pindah kerumah lama mrk, makin kesel deh yuJin dng cowok itu.
assPri marah kpd dokter yg membolehkan junHee pulang, tapi sang dokter malah bilang bahwa junHee yg memilih tempat utk meninggal. junHee menunjukan foto seorang wanita kpd daeSan, lalu berkata "ibu kita, ibu kamu saya".. lalu terkulai.. sang assPri teriak2 "tuan muda.. tuan muda".

yuJin masih b'usaha menghubungi daeSan, toko "prince" cm dijaga olehnya, tiba2 saeEun datang, bilang terus terang kalo dirinya gak suka yuJin kerja bareng daeSan & bilang bahwa dirinya suka dng daeSan, lalu pergi meninggalkan yuJin. daeSan pulang ke rumah dng perasaan hampa, dirinya msh diminta menjadi junHee (sesuai wasiatnya) sehingga mayat junHee'pun masih ditinggal di RS. Pagi2 ke toko 'prince' daeSan mendapati bibi baik rekan kerjanya, yuJin dah pindah rumah, dah dapet pria kaya, kata sang bibi. daeSan segera pergi ke rmh yuJin, sialnya disana dia melihat pemandangan yg gak enak, dimana jaeMin sedang b'usaha membujuk yuJin, meminta gadis itu menemaninya & memeluknya.. nyebelin..

daeSan kembali pulang dng lesu, dia pikir, mungkin memang ambisi yuJin utk dpt menjadi designer di 'sopia apparel' yg membuat gadis itu jatuh dipelukan jaeMin. Pagi2 sekali yuJin datang ke rumah daeSan, rumah tdk terkunci, cowok itu lagi ada di loteng. yuJin tanya "kemana saja kamu 2 hari gak ada kabar, apa ada sesuatu ?" daeSan tdk menjawab, dirinya malah bertanya kepindahan yuJin, sedikit bernada cemburu dng hubungan yuJin dng jaeMin. Lalu daeSan bilang, "kemarin kan saya bilang ada sesuatu yg ingin dibicarakan, kalau begitu besok kamu datang ketempat yg saya tentukan".
The next morning, yuJin dah nunggu sendirian dlm gedung perkantoran, gak lama jaeMin ngeliat, bingung "kamu ngapain disini ?", "saya nunggu seseorang" jawab yuJin, ketika jaeMin nanya siapa.. daeSan tiba dng stelan junHee, menegur saudaranya dng "Hai bro".. trus pura2 kenalan dng yuJin, saya junHee... bengong deh yuJin.nya

Lanjutannya......

Minggu, Mei 24, 2009

cinderella man (eps.7-8)

Ditempat lain, daeSan gak tenang.. sejak melihat yuJin dipeluk jaeMin (sewaktu menghindar trolly) dirinya dilanda.. cemburu..
Mencoba menelpon gadis itu, tp HP'nya tidak aktif.. rungsing sendiri deh.

jaeMin nganter yuJin sampe depan gang rumahnya, jaeMin mrasa aneh dng yuJin yg tinggal di jln sempit tp bs kuliah di Prancis. Maka yuJin cerita kalo dia biasa hidup enak selama ayahnya masih hidup, tp belum lama ini ayahnya meninggal, mendadak & putuslah sekolahnya.. jaeMin'pun cerita kalo dia jg baru kehilangan ayahnya.
Sampe rumah yuJin masih mau melanjutkan membuat baju utk dibawa ke kantor besok pagi. Pagi2 sekali daeSan dah olahraga didepan rumah yuJin, menyapa gadis itu & menanyakan kemana pergi dng pria itu setelah dr pasar. yuJin bingung darimana kamu tahu kalo itu pria, saya cm bilang kalo saya pergi dng atasan saya.. he3x..

jaeMin dah siap2 berangkat ngantor, nenek minta duduk sebentar, meminta jaeMin utk mengajari junHee bisnis tsb. Ibu jaeMin keberatan, tp nenek bilang "kalo kamu mau keputusan saya adil, paling tidak ilmu yg dimiliki junHee harus sama dengan kamu". Maka jaeMin menyetujuinya.
Baru juga daeSan menelpon para langganannya utk mampir ke tokonya yg baru, pintu rumahnya diketuk tamu. YUP, sang supRi dah datang, "apalagi kali ini ?" tanya daeSan hopeless, "nenek minta kamu datang ke rumah pagi ini".. walah..
SupRi dah wanti2 ke daeSan utk jgn banyak tingkah & bicara, cukup bilang "sepertinya begitu". Sampe rumah nenek, daeSan ketemu ibu tirinya, tidak cukup hanya menganggukkan kepalanya, daeSan menyapa & memberikan jepit rambut + bunga utk ibu tirinya tsb..

Ketemu sang nenek kakinya gak brenti gemetar, nenek cm bilang mulai besok junHee hrs mengikuti ucapan jaeMin. Waktu sang assPri bilang bahwa kesehatan junHee blm siap, nenek marah mengingatkan peristiwa mabuk & menabrak mobil kmrn. "jadi kamu mau melakukannya ato tidak ?" tanya sang nenek, daeSan jawab "sepertinya begitu".. he3x.
Di kantor yuJin cm jadi pesuruh rekan kerjanya, gak betah dng sikon spt itu, jaeMin meminta agar ada designer yg mengantarnya melihat2 bagian sports. Karena designer yg lain pada sibuk, maka jaeMin mengajak yuJin. Diparkiran jaeMin menyuruh yuJin utk pergi meninggalkannya, dirinya akan pergi sendiri sementara yuJin menyiapkan bahan design (project'nya). Sebelum pergi yuJin menyerahkan hasil jahitannya semalam utk jaeMin.

jaeMin membuka bungkusan dr yuJin yg ternyata sebuah dasi pink. Rupanya yuJin pergi mengunjungi rumah daeSan, tp hanya rumah kosong yg didapatinya meski mobil daeSan berada di parkiran. Gak lama daeSan pulang, yuJin memanggil cowok itu, bilang bahwa dirinya mo' kepasar utk mencari inspirasi & mengunjungi toko baru daeSan. Maka daeSan segera menelpon ibu yuJin utk libur.
daeSan mulai bertanya2 knp dirinya gak dikasih hadiah pembukaan toko sedang atasan yuJin pagi ini dikasih hadiah. daeSan jg marah, wanti2 ke yuJin utk tdk jatuh cinta kpd jaeMin, karena yuJin bukan tipe utk pria tsb. Waktu yuJin nanya "mang tipe wanita apa dirinya ?".. daeSan jawab "kantong kering".. he3x Marah deh yuJin, ngambek ninggalin daeSan. Duduk dipinggir jalan org lalu lalang dipasar tsb. daeSan memberinya sebotol minuman energy mencoba membujuk gadis itu. Selama perjalanan mrk hanya diam, jd ketika sampe depan gang rmh yuJin, daeSan memberi kunci rumahnya agar bisa kapanpun yuJin mo' kerja/design dirumah daeSan.

Pagi itu jaeMin memulai mengajari junHee, di fitness center.. mrk lomba kecepatan di bagian jogging, lalu daeSan jatuh gara2 mo' ngangkat HP'nya yg berdering. Pelajaran junHee'pun dimulai, daeSan ngantuk, bosen & gak ngerti. assPri marah krn daeSan gak melakukan hal spt yg diinstruksikan biar mirik junHee. daeSan balik marah, meski dirinya mirip tp dia & junHee berasal dr keluarga berbeda, latar belakang yg berbeda.. he's got the point.. trus daeSan pergi ninggalin sang assPri.
jaeMin ketemu lagi dng yuJin didepan pintu masuk kantor (ya iyalah mrk kan 1 kantor). yuJin seneng hasil karyanya dipake boss'nya itu, trus ada karyawan lain yg memuji dasi boss'nya tsb. jaeMin menanyakan hasil kerja yuJin kmrn.

Pagi itu daeSan ketemu lg dng rentenir, masih ingin jadi temen biar bisa tahu nama saeEun. Si rentenir bilang kan nama kita sama, sambil nyebit namanya leeSan.. lah t'nyata mrk kenal.. temen waktu di panti asuhan.. mrk ngobrol sambil makan, leeSan tetep usaha nyari tahu nama saeEun & daeSan tetep gak ngasih.. biar rasa !!
saeEun punya masalah, design yg dibikinnya dibilang copycat, kaya'nya mang gak ada bakat. Gak lama ibu jaeMin menelponnya, menanyakan kesulitannya, lalu menawarkan bantuan bahan yg bagus tp murah utk project design saeEun.
Bahan2 itu dibawa jaeMin diserahkan ke saeEun, jaeMin bilang, "kaya'nya ibu saya suka bgt sama kamu sampe perhatian gini". saeEun bilang "ibu kamu mang nanya ke saya mau jadi mantunya gak ?, sama kaya kamu kmrn bilan mau pake cincin di jarimu gak ?"
jaeMin nanya "kaya'nya skrng ini kamu lebih sering ketemu junHee, apa kamu suka dng dia ?". Tau kalo di-test, saeEun jawab kalo dia suka dng junHee, kamu mau nolong & support saya kan ktnya lagi. jaeMin gak bilang apa2.

Malam itu jaeMin resah dng pernyataan saeEun tadi, lalu ketemu yuJin depan kantor, mrk jalan bareng menyusuri taman. Ditengah taman mereka memperhatikan lampu yg bergerak ketengah lalu keluar deh air mancur yg membasahi baju jaeMin yg berdiri persis di tengah lampu2 tsb. Baju jaeMin basah, yuJin bilang "kok kalo bareng saya selalu ada yg menimpa baju kamu ya ?" yuJin mendapatkan cara mengeringkan baju jaeMin dng main lompat2an.. mmh cara yg aneh.
Sedang daeSan terkantuk2 menjaga tokonya, saeEun datang diam2, memperhatikan pria itu tidur lalu memberikannya minuman energy & membeli makanan/kudapan malam berupa sushi & sandwich.

daeSan sbenernya gak suka dng makanan itu, tp saeEun bilang dulu waktu di Prancis junHee suka dng makanan tsb. Lalu mrk makan bareng deh, daeSan sempet nanya sih knp menghabiskan waktu bersamanya dibanding dng jaeMin, trus saeEun ngelak kalo jaeMin punya list cewek yg panjang, salah satunya dirinya.
Hasil design para designer dipajang, jaeMin memilih hasil design no.5, gak lama ketua group bilang bahwa design no.5 adl milik yuJin. yuJin jadi disirikin temen yg lain, dibilang bahan utk produksi design miliknya dah habis. Bersegera yuJin pergi kepasar utk nyari bahan, di ktr jaeMin mendapati bahwa berita itu bohong meminta yuJin segera kembali ke kantor.

Tapi yuJin dah dipasar mencari bahan yg sesuai dng design'nya, sampailah gadis itu ke toko rekan kerja daeSan. Awalnya yuJin gak diterima, begitu melihat kertas yuJin brasal dr toko daeSan, pemilik toko itu membantu yuJin mencari bahan yg sesuai. Tak lupa bibi itu meminta copy design yuJin agar bs membantu mencari accessories yg diperlukan. Lalu yuJin pergi kermh daeSan, memotong & menjahit hasil design'nya. Gak sadar hingga tertidur dlm rumah tersebut, hingga daeSan pulang & menemui gadis itu. Baru jg tangan daeSan hendak menyentuh rambut yuJin, cewek itu terbangun. daeSan mengajak minum kopi ditempat biasa, lalu bercerita ttg cita2nya ingin mendapat uang 100jt agar bs membiayai anak2 yatim piatu sprt dirinya dulu. yuJin kagum dng cita2 tsb & mendukungnya, tp bukan itu aja cita2 daeSan, yuJin menebak2.. hingga daeSan memegang pundak yuJin mengatakan "sepertinya saya suka dng kamu".. anehnya jawaban yuJin "saya juga.. suka kamu sbg tutor saya".. ha3x.. yuJin ketawa, daeSan ngunyem.

Ditoko sendirian, daeSan nyesel, mengulang ucapan yg akan diucapkan utk yuJin ke manekin di toko'nya, bahkan hingga mencium manekin tsb.. Gak lama datang pelanggan mencari baju bermerk, daeSan menawarkan dirinya jg menjual baju2 bermerk.
Pelajaran daeSan/junHee berikutnya adl bermain kuda, daeSan ampe kebalik naik kuda'nya.he3x.. Baju yuJin dah jadi, membutuhkan pengorbanan sendiri membawanya ke ktr, hingga ditengah jalan jaeMin menepi, memberi tumpangan utk yuJin & bajunya. Sialnya setiba di parkiran kedatangan mrk terlihat oleh saeEun.. cemburu lagi deh. Sementara itu daeSan mendapatkan kartu nama jaeMin sbg modal menjual baju bermerk kpd pelanggan yg kmrn datang. Pembeli itu kaget ketika daeSan mengeluarkan kartu nama 'sopia apparel', sempet konfirmasi apakah ada nama 'junHee' di perush sopia apparel. Baju rancangan yuJin mang bagus, jaeMin & designer senior memilih design yuJin sbg pilihan mode Sopia apparel. yuJin seneng banget, jd semangat mo' merancang baju selanjutnya. Ditempat lain, daeSan jalan2 kepasar ketemu bibi yg jual bahan (tempat yuJin beli bahan).

Disangka bibi velvet, yuJin adl designer toko daeSan, lalu menyerahkan bahan yg dipesan yuJin kpd cowok tsb. Coretan design yuJin lalu dibawa daeSan ke pabrik langganannya, disangkanya rancangan yuJin tsb memang untuk daeSan. daeSan malah ingin membuat kejutan utk gadis tsb.. tapi ada pelanggan daeSan yg sempet melihat rancangan tsb.. niatnya apa ya..
Balik ke toko, daeSan ditemui temen rentenirnya, gak lama yuJin datang, sempet marah melihat keakraban keduanya, lalu daeSan cerita bahwa mrk adl temen lama waktu di panti asuhan dulu. yuJin jg cerita kalo designnya terpilih sbg produk andalan 'sopia apparel'. Lalu mrk saling punya kejutan utk yg lainnya, janjian utk menunjukan kejutan itu besok.
jaeMin mengunjungi saeEun, mencoba menghibur gadis itu, saeEun sempet nanya apa jaeMin suka dng yuJin, dijawab jaeMin dng tegas "tidak". jaeMin bilang cewek yg slama ini ditunggunya bukan yuJin, tapi saeEun, dirinya sedikit kecewa dng penolakan saeEun yg masih menunggu junHee. saeEun bilang jaeMin bukan cinta pd dirinya, hanya mrasa nyaman dengannya.. Ketika jaeMin bertanya "lalu apa bedanya dng cinta ?".. saeEun perlahan mendekati pria itu, mencium bibirnya tp tdk mendapat balasan, saeEun mundur & bilang "skrng kamu mengerti kan, kamu tidak mencintai saya".. jaeMin pun pulang..

Pagi2 sekali daeSan dah siap mo' ke toko ngambil baju rancangan yuJin yg sdh jadi, tp dah kedatangan assPri junHee yg minta daeSan pergi ke kantor krn ditunggu nenek. Hari itu ada evaluasi atas rancangan para designer, daeSan bilang kalo dirinya takut ketahuan krn ada seorang designer yg kenal dgnnya.. pak AssPri mikir..
yuJin bingung model yg akan memakai baju rancangannya gak dateng, drpd baju itu hrs dipasang dimanekin, yuJin memilih dirinya sendiri yg akan memakainya. saeEun jg sibuk dng rancangannya, ketika assistennya melihat komputer, ada jualan online yg menjual baju yg sama dng rancangan yuJin. Hal ini diketahui jaeMin & ketua design, maka rancangan saeEun yg ditampilkan sbg produk utama 'sopia apparel' bukan milik yuJin. daeSan dah sampe kantor, dng kacamata hitam & masker mulut (belagak batuk/pilek). Sayangnya yuJin dah keluar kantor, sebel & bingung knp baju rancangannya dah ada yg jual. Mata daeSan/junHee keliling menyapu wanita2 di sekitar, tp gak nemu wajah yuJin, hingga akhir acara saeEun menghampirinya, menceritakan bahwa ada seorang designer dng rancangan yg sdh dijual di internet.. daeSan langsung tahu bahwa itu adl yuJin.

saeEun membujuk junHee utk jalan bersamanya, tp daeSan menolaknya, dirinya ingin segera bertemu dng yuJin. jaeMin juga sama, berulang kali nelpon yuJin tp HP'nya gak aktif. yuJin mendatangi toko yg menjual bajunya itu, si penjual cm bilang kalo itu adl baju toko Prince (toko daeSan), dia cm bantu jualin. yuJin segera pergi kepasar, kaget bgt ngeliat ibunya lagi masangin manekin baju yg sama dng yg dikenakan. Dibelakangnya dah tiba daeSan yg ngeliat dng miris, yuJin balik kebelakang begitu namanya dipanggil, menampar pria yg berdiri disampingnya. daeSan berjalan gontai menuju pabrik/penjahit baju rekanannya, menanyakan mengapa bajunya sdh dijual oleh pelanggan yg lain. Sebel dicuekin junHee & jaeMin, saeEun menyambangi toko daeSan, belom nyampe toko dah ketemu temen rentenir daeSun yg nanya "mo' ketemu daeSan ya ?".. waduh2.. ketahuan gak ya..

saeEun mendapati daeSan yg sedih, gak mau diganggu bahkan menyuruh cewek itu pergi, sialnya saeEun sempet mengambil kartu nama toko Prince dng nama 'oh daeSan'..
Pagi2 daeSan kerumah yuJin, meminta maaf & akan bilang ke ktr bahwa itu hasil karya yuJin bukan jiplakan. Tapi yuJin dah marah, meski daeSan dah berlutut meminta maaf, yuJin gak perduli, menurutnya hasil karyanya sdh mati.. hiks..hiks..
Dan berakhir jua karir yuJin di sopia apparel, yuJin dipecat.. hiks..hiks.. Meninggalkan kantor dng tubuh gemetar, ditengah jalan yuJin mampir ke salon, memotong rambutnya.. (buang sial kali ya, tapi jadi cakep..) Selama proses potong rambut, yuJin malah teringat kata2 daeSan yg menyemangatinya kemarin2. Sementara itu daeSan minum2, kesel dng dirinya sendiri.
Setibanya yuJin didepan gang rumah, dah ada jaeMin yg nunggu, mengajak ke suatu tempat utk ngobrol. Awalnya yuJin menolak, tp jaeMin menggunakan kartu temen lama, akhirnya yuJin ikut. Ibu yuJin memanggil daeSan utk mencari putrinya, "sepertinya telah terjadi sesuatu di kantor" keluh sang ibu, daeSan mendamaikan bilang gak terjadi apa2 kok, putri ibu saya yg menjaganya.

Well, waktu yuJin curhat sebel & pengen merusak baju (rancangannya) yg dijual di toko lalu hampir marah dng ayahnya. jaeMin malah curhat, bingung dng hatinya, knp sangat perduli dng seorang yuJin & minta diberi kesempatan utk mencari tahu hal itu.. Bersamaan dng datangnya daeSan yg memang disuruh ibu yuJin utk mencari gadis itu. Dan.. gagalah usaha jaeMin mencium yuJin, daeSan keburu nyari pinjeman kacamata & langsung menjadi junHe.. he3x.. seru.. seru..

Lanjutannya......