Bukan perih wajah yg dirasakan eunJo atas tamparan ibunya, tapi hatinya yg perih.. sudah berapa kali dirinya cuma dijadikan alat bagi kangSook. kangSook juga dimarahi daeSung karena menampar putrinya. Tusukan konde yg sudah dibeli kiHoo batal dikasih ke eunJo.
Masih menggunakan seragam sekolah eunJo duduk diatas pasir (pantai) sendirian, dlm bayangannya diatas kertas kosong yg terbang, cukup bila dia pergi membawa 2 set daleman, 1 set baju musim semi & 1 set baju musim dingin, tak lupa uang simpanannya 2500. Semua masuk dlm koper kecil yg digeret, tapi dah ada kiHoon yg naik sepeda mengajaknya pulang. eunJo menolak, tusukan konde itu terjatuh diatas pasir tanpa kiHoon sadari.
eunJo berjalan cepat mendahului kiHoon, sewaktu kiHoon jatuh eunJo sempet menahan senyum.. gak lama gantian eunJo yg jatuh, kiHoon panik. eunJo tetep gak mau berhenti berjalan, pdhl lututnya robek berdarah. kiHoon mengajak gadis itu ke dokter, saat lutunya dijahit muka eunJo tanpa expresi, "sepertinya urat sakitnya udah putus dok, jd dia tdk merasakan sakit lagi".. he.he.he..
Balik kerumah dng kaki diperban, malah melihat ibunya sedang tidur dng hyoSun tidur dipangkuannya.. makin perihlah hati eunJo. Sebelum tertidur hyoSun nanya ibunya denger drmana kalo eunJo diledekin krn beda nama keluarga, krn dirinya dah nanya eunJo & temen2 yg lain pd bilang tidak. kangSook cm bilang "mungkin saya salah dengar, sekarang kita lupakan saja kata2 itu ya".. Pada pertemuan kursus berikutnya, eunJo menanyakan bahasa (lagu) yg dinyanyikan kiHoon waktu malam pertama eunJo tinggal disini. kiHoon bilang kalo itu adl lagu spanyol, tanpa menunggu cerita panjang kiHoon, eunJo melanjutkan pertanyaan2nya, dimana negara spanyol, jauhkah dr korea, berapa uang yg perlu dibawa jika ingin kesana.. Dalam hati eunJo, negara Spanyol adl tempat yg tepat baginya utk melarikan diri dr ibunya. Maka eunJo mengusulkan utk menyingkat belajar matematika jd 1 jam, dan sejam berikutnya dia minta diajarin bahasa spanyol.. wkwkwk.. kiHoon kebingungan..
Hari berikutnya adl hari ulang tahun daeSung, hyoSun sudah menyiapkan 2 kado utk ayahnya, yg 1 akan diberikan kpd eunJo krn yakin kaka' tirinya belum menyiapkan kado. HP eunJo bunyi, dari junWo yg memperingatkan bahwa ayah tirinya akan datang utk mencari kangSook. Beruntung eunJo mendapat berita itu, meminta tolong kiHoon menemaninya keluar rumah, dah ada pria mabuk itu yg mencari kangSook. Pria itu diajak ke gudang oleh kiHoon, eunJo marah kpd pria itu yg menyangka akan meminta uang, tp disangkalnya, pria itu masih mencintai kangSook. "dia memiliki usaha yg besar, rumah yg besar, kalo kamu sudah punya usaha & rumah yg besar juga pasti ibu saya akan pergi & mencari kamu, jadi kalo' kamu memang bukan mencari uang & mencintai ibu saya maka kamu akan meninggalkan tempat ini" bilang eunJo sambil nangis.. masih merasa simpati thdp pria ini rupanya.
Karena mabuk berat, eunJo kembali minta tolong kiHoon mengantar (menyetir) mobil utk membawa pulang pria tsb. kiHoon bilang dirinya bersedia & akan kembali besok sebelum subuh naik kereta sore.. "jadi kamu jangan khawatir".. katanya.
kangSook, daeSung & hyoSun masih bersenang2 tanpa mengetahui keadaan dibalik pesta. kangSook dibisiki daeSung utk menemui putrinya, kangSook datang ke kamar eunJo, tp bukan utk menegur sapa putrinya malah mengeluh betapa lelah dirinya. eunJo marah & meminta ibunya keluar.. saat hendak keluar br ibunya melihat lutut eunJo yg diperban. Gak lama hyoSun datang menanyakan ibunya, masih kesal dng ibunya eunJo memarahi hyoSun. bilang "gak usah pura2 baik padaku, aku tau kamu jg gak suka dng aku seperti aku gak suka kamu kan?". eunJo salah, hyoSun nangis bilang kalo dirinya menyukai unnie meski eunJo td menyukainya tp eunJo tdk bs melarang hyeSun.
Malam itu eunJo gak bs tidur, masih nunggu kiHoon, jalan keluar rumah & membiarkan pintu pagar terbuka. Tapi sampai pagi tiba kiHoon belum pulang. Dikelas eunJo menguping hyoSun & bertanya apakah kiHoo sudah pulang, tp jawabannya belum..
Paginya kiHoon mampir ke rumahnya, ayahnya meminta bantuannya krn diserang oleh saudaranya yg lain. Tak lama ibu tirinya datang, dengan tatapan sinis & mengatakan sindiran utk kiHoon. Pria itu pulang dng kecewa, bahkan dirinya tdk mau makan dirumah itu ketika sang ayah memintanya. kiHoon pergi menuju makam ibunya, berkeluh kesah sambil minum soju dan menanyakan apa yg harus dia lakukan sekarang..
Kembali malamnya eunJo blom tidur, pergi keluar rumah & membuka pintu pagar sedikit. K
etika hendak masuk, dirinya serasa melihat sesuatu, balik keluar & memandang kiHoon yg berdiri menyender dipagar masih sedikit mabuk. kiHoon memanggil eunJo "eunJoa.. eunJoa.." sambil tangannya dilambaikan agar eunJo menghampirinya. eunJo terpaku dlm hati senang kiHoon memanggil namanya. kiHoon protes krn eunJo tdk pernah menurutinya, lalu kiHoon menghampiri eunJo & bersender ditubuh gadis itu.. "eunJo.. saya lapar.." katanya.
Masuk ke rumah, eunJo masak makanan yg banyak dng cekatan. Begitu kelar & dirapihkan dalam meja hidang, eunJo membawa ke kamar kiHoon.. tapi sayang pria itu kelelahan & tertidur dng pulasnya, maka makanan itu diletakkan eunJo disamping kasur kiHoon. Ketika hendak membantu melepas kaos kaki cowok itu, kiHoon bergerak, eunJo ketakutan & lari terbiri2. Pagi2 sekali hyoSun datang & membangunkan kiHoon, trus nanya "ini makanan kenapa gak dimakan, kiHoon yg baru bangun trus melihat semeja makanan, langsung menyerbu makanan itu sambil senyum2.. meski makanan itu dah dingin.. so sweet.. oia once again hyoSun dicuekin kiHoon.. poor hyoSun.
kiHoon dimarahi daeSung krn pergi tanpa pamit & tidak pulang. Ketika pulang sekolah eunJo melihat kiHoon duduk sendirian, tp tidak sendirian, krn tiba2 ada wanita yg datang membawa sekantong besar memberikan kpd kiHoon & mereka ngobrol sambil tertawa.
Kesel & cemburu (tepatnya) kebawa eunJo sampe dirumah yg melihat temen pria hyoSun yg datang bawa bunga. Tapi cowok itu kabur begitu ngeliat eunJo, bunga dijatuhkan kebawah. hyoSun sdh menyiapkan kue tart sbg acara perpisahan krn kamar eunJo sdh selesai diperbaiki. eunJo marah & membuang kue itu, hyoSun bilang kalo dirinya tdk bs tdk menyukai eunJo. "apa aja akan saya berikan agar kamu menyukai saya" kt hyoSun, "betul kamu akan memberkan apa saja ?" tantang eunJo yg dibenarkan hyoSun. Lalu eunJo keluar rumah mengambil bunga trus bilang "cowok itu memberikan saya bunga & mengajak pergi kencan & saya sudah menyetujuinya". hyoSun kaget nanya "saya bs lihat kartunya ?".. Hah.. kartu.. eunJo gak tau ada kartunya.. wkwkwk.. kartu diambil hyoSun & dibaca,
eunJo menarik kartu itu tp terlambat, sepertinya sdh dibaca hyoSun, lalu dirinya membaca kartu tsb yg isinya sama persis dng yg barusan diucapkannya.. xixixi.. kok bener..
kiHoon ada disana menyaksikan 2 kakak beradik tiri ini keluar kamar, melanjutkan perkelahian di pantai, saling pukul & menjambak rambut. Bibir eunJo berdarah, pelipis hyoSun memar..
kangSook yg lagi nerima telpon dr lelaki pemabuk itu masuk kamar, daeSung menyuruh istrinya utk melanjutkan pekerjaannya & membiarkan dirinya menyelesaikan masalah tsb. daeSung meminta semua rotan yg dimiliki, hyoSun menangis memohon ampun, tp ayahnya tetap melakukan memukul betis putrinya, baru sekali pukul hyoSung langsung teriak "saya bersalah & tdk mengulanginya". Giliran eunJo, menurunkan kaos kakinya & daeSung mulai memukul betis gadis itu, hingga berkali2 hingga betis itu luka2 parah eunJo tetap tdk bergeming. kiHoon menghentikan tangan daeSung & mengambil rotan yg ada, membawa eunJo yg lemas kedalam gudang. kiHoon nanya "apakah sakit ?" eunJo diam saja, kiHoon marah "paling tidak jawab pertanyaan saya sekali ini". eunJo menjawab sambil mendengarkan suara meletup dr dalam tong bir "sakit sekali".. kiHoon membawakan obat utk gadis itu.. anehnya meski kakinya perih tp rasanya bisa membawa dirinya & kiHoon hingga kebulan.. he.he.he..
eunJo gak sadar sdh tertidur dikasur, daeSung menempelkan obat dibetis gadis itu. Pagi2 eunJo dah mendatangi kiHoon cm nanya "siapa wanita yg diajak kiHoon ngobrol kemaren?" kiHoon ketawa.. lalu eunJo diperlihatkan tas yg dibawa wanita itu & membukanya. Tas itu berisi piringan hitam klasik favorit kiHoon. Karena temannya sedang wajib militer maka wanita itu yg menolong membawakan utknya..xixixi
hyoSun ngasih eunJo kaus kaki baru (prihatin ngeliat betis eunJo yg penuh luka) tp ditolak eunJo. hyoSun bilang kalo eunJo hrs bekerja sama dngnya agar ayahnya menyetujui kepindahan kamar eunJo. Gadis itu bilang kalo dirinya akan menuruti ucapan hyoSun. Hari itu kangSook minta ijin pergi ke kuil, kiHoon diminta daeSung mengantarnya. Maka eunJo sarapan dng daeSung & hyoSun. hyoSun kembali minta maaf kpd ayahnya, lalu menyenggol eunJo utk melakukan hal yg sama, dan eunJo melakukannya.
kangSook tdk pergi ke kuil, tapi naik kereta entah kemana (feeling gw sih nemuin lelaki pemabuk yg sering nelpon itu). daeSung heran krn kiHoon gak jd nganter istrinya, trus ngecek ke kuil & memang istrinya tdk pergi kesana. Ketika kembali, daeSung nanya "kamu dari mana?" dijawab "dari kuil, biar tdk mengganggu kerja kiHoon maka saya naik kereta". daeSung diam, kangSook sadar kalo dirinya ketahuan bohong, trus pura2 nangis cerita kalo dirinya pergi ke tabib utk beli obat, tp kalo bilang ke daeSung gak enak krn yg mukulin putrinya adl daeSung.. bah kini daeSung yg minta maaf deh.
kiHoon kedatangan tamu, pria yg krmn ini naik motor & pukul2an dijalan itu. Mengajak kiHoon pergi ke tempat yg lebih fun dr disneyland. Begitu kiHoon masuk ruangan ibu tiri & pengacara serta para bodyguard dah siap. kiHoon diminta menandatangi surat penyerahan legalitas perusahaan. kiHoon menolak, menantang & mengancam akan bilang ke semua tivi & koran. Si ibu tiri nyerah, bodyguard yg siap menghadang melapaskan kiHoon. kiHoon bergegas menelpon ayahnya "jadi bantuan apa yg kamu minta?"
Hari selanjutnya ada upacara doa sebelum memulai aktivitas (kaya' musim baru) dalam membuat bir beras. kiHoon & eunJo saling tatapan, hyoSun cm bisa melihat dr belakang. hyoSun ikutan lomba balet, tp krn dirinya terlalu letih & terbebani dng masalah di rumah, hyoSun tdk serius waktu latihan. Hasilnya hyoSun gagal jd juara, tapi dirumah dirinya tetap juara, menari balet dng ditonton seluruh karyawan ayahnya. Disekolah eunJo mendapati dirinya juara dlm kompetisi matematika, tp begitu pulang dirinya tdk mendapat sambutan apa2. "tidak apa2" dalam hatinya, "saya hanya perlu pengakuan dr seseorang".. lalu mencolek kiHoon menunjuk ke suatu tempat. kiHoon tiba digudang dng terengah2.. "ooh maksut tunjukan tempat itu disini, saya td keliling mencari kamu".. Tanpa kata2 eunJo menyerahkan sertifikat itu.. kiHoon senang, teriak "eunJo.. saya bangga padamu".. eunJo menahan senyumnya, lalu keluar gudang, kiHoon teriak lagi "saya ada hadiah untukmu".
kiHoon memberikan bungkusan yg tergabung dlm tas piringan hitam kmrn, dikasih tau cara buka bungkusan itu yg t'nyata isinya pena. "Pena ini silahkan kamu pakai, sambil mengingat saya" katanya lagi. Tiba2 hyoSun masuk, ngambeg kenapa yg dikasih cm eunJo.. kiHoon & eunJo terdiam..
Malam itu eunJo mengisi tinta pena, menulisnya dibuku kosong.. eunJo.. entah mengapa rasanya seperti kiHoon memanggilnya..
Hari berikutnya eunJo kesulitan mencari kiHoon, gak lama hyoSun pulang dng wajah sedih, eunJo nanya kiHoon dimana? hyoSun diam, eunJo teriak lagi, hyoSun cm jawab "dia pergi".. Rupanya kiHoon memutuskan utk ikut wajib militer. eunJo lari mencari sekumpulan orang yg hendak pergi wajib militer.. tp gak ketemu. kiHoo sdh berdiri di stasiun kereta berkata dalam hati "eunJo bisakah kamu menahan saya, karena jika kamu tdk menginginkan saya pergi maka saya akan tinggal".. tapi eunJo mencari ditempat yang salah.. kiHoon'pun naik kereta.. surat yg dititipkan kiHoon kpd hyoSun jg tdk disampaikan. hiks..hiks..
Balik ke pantai krn gak ketemu, eunJo menangis sejadi2nya.. hiks.hiks..
8 tahun kemudian, eunJo sdh lulus kuliah & sedang presentasi mengenai bir beras (apakah eunJo melanjutkan usaha ayah tirinya ? blom dicerita'in).. keluar ruangan hendak masuk mobil, eunJo membaca papan pameran lukisan, lukisan yg pelukisnya adl favorit kiHoon. Langsung masuk gedung tsb, memandang ke satu lukisan, tiba2 ada kata2 yg mengatakan lukisan itu adl lukisan favorit kiHoon. TARA.. hyoSun jg sdh dewasa, bilang kalo dirinya dah janjian dng kiHoon utk melihat pameran lukisan bareng.. "apakah kamu tidak tau ?" tanyanya sinis..
HUA.. perseteruan 2 saudari tiri dimulai..
Sabtu, Mei 08, 2010
cinderella step sister (eps.3-4)
Posted by
Mardiana
at
16.07.00
11
comments
Labels: cinderella step sister, K-drama
Rabu, April 28, 2010
cinderella step sister (eps.1-2)
kok aku lebih seneng sm ini drama ya.. karakternya lebih variatif.. lebih hidup (setuju & ngutip kata2 dr dramabeans). tapi terutama seneng bgt sm senyumnya jungMyung dari bibirnya yg belah..
xixixi..
pemain :
moon geun young : song eunJo
seo woo : goo hyo sun
chun jung myung : hong ki hoon
taecYeon : han jun woo
Seorang gadis (eunJo) sedang menyiapkan makanan, diruang lain seorang wanita baya (ibu eunJo) bertengkar dng suaminya krn badannya penuh luka. Tak lama ada anak cowok gendut mengambil makanan yg dibuat eunJo. eunJo gak peduli dng ucapan jungWoo (anak gendut itu) & melanjutkan menyiapkan makanan utk dirinya sendiri. jungWoo bergegas ikut makan ketika mengetahui kaka' tiri'nya itu akan meninggalkan dirinya dng ayahnya yg pemabuk.
Ketika teriak sang ibu makin keras, eunJo segera menarik ibunya utk kabur, jungWoo membantu menahan sang ayah.. Ibu & anak berhasil melarikan diri, naik taksi menuju stasiun kereta. Awalnya kangSook (ibu eunJo) gak mau kabur, krn dirinya gak punya uang & msh ingin bergantung dr lelaki yg kerap menyakitinya. eunJo mengeluarkan cincin berlian yg dia curi dr si lelaki pemabuk itu, maka kangSook ikut putrinya utk kabur. Mereka naik kereta, tp ayah jungWoo meminta bantuan mafia utk mencari ibu & anak itu.
Melihat sang ibu tertidur, eunJo berkesempatan melarikan diri dr ibunya. Tapi dirinya tetep gak tega, menarik ibunya utk kabur dr kejaran para mafia. Mereka nyaris tertangkap, eunJo sempet sembunyi di toilet cewek dimana ada seorang gadis SMU. Adegan terputus...
Menceritakan kegiatan ditempat lain dimana seorang gadis SMU (hyoSun) yang sangat mengagumi kiHoon (pegawai sementara ayahnya) yg mempunyai senyum menawan & penuh pengertian thdpnya. hyoSun mengancam kiHoon utk tdk menikah dng wanita lain selain dirinya. Dengan hyoSun inilah, tas eunJo yg berisi cincin berlian curian itu tertukar.
eunJo dipaksa tinggal bersama jungWoo & ayahnya, sementara kangSook mencari hyoSun utk mengambil harta miliknya. Mengejar hingga ke sekolah hyoSun, kangSook mengikuti gadis itu yg menuntunnya hingga menuju rumah tinggalnya. Betapa kagetnya wanita ini ketika mendapati rumah hyoSun begitu besar. Ayahnya seorang pengusaha dng pegawai yg banyak & sangat mencintai putri tunggalnya itu (secara ibu hyoSun sudah meninggal).
Lalu berubahlah niat kangSook, ingin mendapat muka baik agar bs diajak bekerja dirumah itu. Sayangnya bajunya kena lemparan air kotor tukang masak, kangSook dipinjamkan hyoSun baju milik mendiang ibunya.
hyoSun terpana, menangis krn dilihatnya kangSook begitu mirip dng mendiang ibunya, dimintanya wanita itu mengelus2 kepalanya.. again niat kangSook berubah. kangSook menemui ayah hyoSun yang kembali terpana seperti melihat istrinya hidup kembali. Maka tinggallah kangSook dirumah besar itu, masih meninggalkan putrinya di rmh bersama seorang pemabuk. Pake taktik ingin pergi ke pasar malem2 biar dianter & menjatuhkan sepeda mereka.
eunJo dah berulang kali menelpon ibunya, tp jungWo berkomentar lain "paling kamu nasibnya seperti saya, ditinggalkan ibu saya sendiri krn sudah tdk tahan dng pria mabuk itu". Bukannya kesal dng ucapan itu, eunJo malah semangat, masak yg banyak utk stock di kulkas, beres2 tas/baju utk segera meninggalkan rumah itu. Sudah tidak ada lagi bebannya sejak lepas dr ibunya sendiri.
Cincin kangSook dikembalikan paman hyoSun, lalu kangSook pura2 pergi ingin kembali pulang. hyoSun nangis, gak mau lagi kehilangan ibunya, kiHoon membantu membujuk sang ayah agar tdk melepaskan kangSook. Alih alih menolak permintaan putrinya, malah sang ayah sendiri (dae Sung) yang naik sepeda mengejar agar kangSook tdk jadi pergi. Lalu kangSook bilang bahwa dirinya hrs mengambil putrinya. Maka diutuslah kiHoon menjemput sang putri (eunJo) tentu dng senyum andalannya yg super muanieezzz. Persis ketika eunJo dah siap utk meninggalkan rumah itu.
Mau gak mau eunJo ikut naik mobil bersama kiHoon & paman hyoSun, tentu dng wajah tdk senang. kiHoon menyangka eunJo mo' pipis, ketika mobil berhenti, eunJo langsung lari secepat yg dia bisa, tentu kiHoon mengejarnya. Saat tangan kiHoon sempat menarik sumpit yg dijadikan eunJo pengikat rambut, kiHoon terpana dng tatapan eunJo. Akhirnya kiHoon berhasil mengejar gadis itu. kiHoon bilang "kalo mau lepas dr orang tua tunggu sampai usia kamu 20th, percaya saya, sekarang kamu lebih membutuhkan tinggal bersama ibu kamu".
Seperti dihipnotis, eunJo percaya dng ucapan kiHoon, bahkan bila pria itu bilang bulan itu kotak eunJo akan percaya. Maka tibalah eunJo dirumah besar tempat ibunya tinggal sekarang. Masih tanpa senyum eunJo memasuki rumah itu, alasan eunJo hanya 1 ingin melanjutkan sekolahnya yg terputus. Krn kamarnya belum dibersihkan/renovasi, eunJo hrs tinggal bareng hyoSun. Dasar hyoSun anak manja, dia gak berhenti bicara & cerita ttg dirinya meski dicuekin abis oleh eunJo. Sejak itu hyoSun & eunJo berangkat & pulang sekolah bareng.
Malam pertama, eunJo keluar kamar, melihat kiHoon duduk sendiri, waktu kiHoon menyapa dng senyum manisnya eunJo tdk bergeming, lalu kiHoon melanjutkan mendengarkan lagu2 spanish sambil bernyanyi.
Pernikahan daeSung (ayah hyoSun) dng kangSook (ibu eunJo) dirayakan besar2an, mengundang semua saudara kerabat daeSung.
S
aat harus menghormati bibi daeSung, kangSook tdk diterima dng baik. Lalu ada tatapan mata sang bibi dng mata eunJo bertemu.. sang bibi kalah.. kiHoon memandang eunJo tdk berkedip. Lalu sang bibi memperingatkan daeSung utk tdk mendaftarkan surat pernikahannya, krn si bibi melihat gelagat tdk baik dr kangSook yg bs menghancurkan keluarga mereka, syukurnya daeSung tdk menuruti permintaan bibinya. Hal ini didengar eunJo yg mengumpat dr balik ruangan kosong. Persembunyian eunJo diketahui kiHoon, yang mengusulkan tempat sunyi utk bisa belajar dng tenang. kiHoon membawa gadis itu ke gudang anggur beras, eunJo langsung melanjutkan belajar tanpa duduk. kiHoon memberikan kursi kecil tp eunJo menolaknya.
Hari berikutnya hyoSun curhat ke eunJo ttg temen pria'nya yg tdk pernah membalas SMS'nya. Ketika ketemu di sekolah, eunJo menegur pria itu utk paling tidak sekali membalas SMS dr hyoSun meski itu adl kata2 tidak suka.
Maka pria itu menuruti eunJo, membalas sms hyoSun tp bilang kalo dirinya tidak suka. Pulang sekolah hyoSun nangis, dipelukan kangSook, cerita ttg sms itu, eunJo tanpa expressi masuk kamar. daeSung menemui putri tirinya, bertanya "kalau kamu butuh apa2 hubungi saya".
Ketika di sekolah, eunJo ditunjuk utk menyelesaikan tugas matematika dipapan, dirinya gak mau. Pulang sekolah eunJo menemui ayah tirinya, meminta agar diberikan kursus matematika. Maka ditunjuklah kiHoon sbg guru les utk eunJo & hyoSun.
kiHoon tdk suka dng ucapan eunJo yg tdk sopan, sejak dirinya adl guru utknya, maka jika ingin dijelaskan sesuatu, bilang dng sopan dengan kata "tolong".. he.he.he..
eunJo masih tdk suka dng kiHoon, dia marah trus kabur ke gudang, kiHoon menemuinya disana. Sedang hyoSun yg awalnya mencari eunJo malah menguping pembicaraan ibu tirinya dng ayahnya. kangSook bilang "disekolah eunJo diledek temen2 krn punya nama keluarga yg beda dng hyoSun, solusinya ya hrs mendaftarkan pernikahan mrk".
Ketika kembali ke ruang belajar, kiHoon & eunJo sdh ada disana, sekali lagi hyoSun dianggap tidak ada oleh kedua orang itu. daeSung menuruti keinginan istrinya utk mendaftarkan pernikahan mereka di catatan negara, betapa senangnya kangSook krn hingga usianya yg 40 baru kali ini terdaftar menjadi istri seorang lelaki.. kasian juga ya..
kiHoon punya cerita sendiri, dirinya ditemui lelaki yg marah krn kiHoon berlari dr kenyataan. Masih mengandalkan senyum gantengnya, kiHoon tersenyum lalu balik memukul pria itu sambil mengancam utk tidak menganggu kehidupannya. Siapakah kiHoon ??
Cowok ini sempat membeli tusukan rambut/konde ketika harus ke kota, tentu tusukan itu ditujukan utk mengganti sumpit yg biasa dipake eunJo.
Ketika hendak memberikan kepada gadis itu, sesuatu terjadi disana. eunJo & hyoSun pulang sekolah. hyoSun mabuk sejak dr di sekolah, menanyakan "apakah unnie yg bilang kalo unnie diledek teman2nya krn punya nama keluarga yg beda, saya sudah bertanya ke teman2 saya & tdk ada yg meledeknya" sambil mengguncang badan eunJo. eunJo melawan, tp krn hyoSun mabuk, maka gadis itu terjatuh. Dilihat kangSook & daeSung, kangSook berantisipasi menampar sendiri pipi putrinya (guna mendapat citra baik dr suami barunya pasti)..
end of eps. 2....
Posted by
Mardiana
at
20.10.00
8
comments
Labels: cinderella step sister, K-drama
