Jumat, Februari 13, 2009

boys before flowers (eps.11-12)

Mulai deh episode termehek-mehek.. hiks..hiks..hiks..

Studio yg dimasuki janDi tempat pemotretan utk pose dewasa, janDi disuruh mengenakan pakaian seksi serta bando kelinci. janDi menolak, tp tenaganya kurang kuat melawan 2 org yg makin memaksa dirinya utk mengganti pakaiannya. Beruntung tiba2 ada seorang pria (yg sebelumnya dah tabrakan dng janDi di depan studio tsb), cowok itu tdk memberitahu namanya hanya membawa janDi keluar dr ruangan tsb.
Saat kembali menjaga toko, gaEul & sang kok terkagum2 dng model yg sedang muncul di iklan tivi (model yg lagi nge-top skrng ini) namanya HaJe, lho..lho.. cowok itu kan yg kmrn dah nolongin dirinya.

Hari itu janDi ke sekolah dng perut lapar, tercium olehnya wangi mie instan yg baru matang, menuruti hasrat laparnya segera memakan mie yg masih dlm panci tsb. Baru jg bbrp suap masuk ke mulutnya pintu ruangan itu terbuka, ada cowok pake kacamata, janDi melihat dng seksama.. HaJe ??.. Rupanya HaJe baru masuk ShinWa school klas 1, jd manggil janDi sbg sunbae. HaJe langsung ngajak janDi ikut pemotretan bersama dirinya di weekend ini. Padahal lepas sekolah junPyo dah nunggu kekasihnya utk memakan ramen di saporo (jepang) ato makan sushi di hokaido (jepang). Dengan alasan ultah gaEul, janDi enggan & menolak ajakan junPyo. junPyo kecewa, tp tak bisa berbuat apa2, dia malah memberitahu informasi yg baru didapatnya ke yiJung.

yiJung sempat melihat gaEul keluar dr rumahnya (blm sempet masuk sih), gaEul meninggalkan bungkusan berisi kaus tangan rajut. Mendapat informasi dr junPyo, yiJung pergi ke toko kue, memilih kue berbentuk hati dng hiasan sepatu high heels diatasnya. Berlari mengejar gaEul kemudian memberikan kue itu & tak lupa mengucapkan selamat ulang tahun.
Sabtu itu, janDi gak ketemu dng gaEul, dia dah janjian dng HaJe bekerja membantu pemotretan (beresin barang2 yg bececeran). Selepas pemotretan HaJe meminta photographer mengambil gambar mrk, lalu sang fotografer meminta mrk menjadi model cover majalah. Kesempatan itu tentu tdk dilepaskan janDi (mengingat imbalan yg akan didapatnya) mrk bergaya sangat natural dlm pemotretan tsb.

Minggu paginya, tugas janDi mengantar Koran & susu segar, HaJe meminta agar ia bisa menemani cewek itu. Tengah jalan mrk ketemu jiHoo yg marah dng sikap janDi, bilang “kali ini saya menganggap tdk melihatmu” lalu pergi tanpa banyak kata.
Bertemu dng F3 yg lain, jiHoo gak bilang apa2 ttg pertemuannya dng janDi. wuBin mengomentari yiJung yg memakai sarung tangan org biasa, yiJung bilang “sarung ini menghangatkan” (sarungnya ato pemberinya ya.. ?)
Hari senin kembali bersekolah, janDi mendapati teman sekelasnya melihatnya dng sinis, mrk sdh melihat cover majalah yg berisikan foto janDi dng HaJe. Salah satu temannya masuk ke ruang F4 membawa majalah tsb & memberitahukan ke junPyo. Melihat majalah tsb bikin junPyo marah.. mrasa dibohongi kembali..

junPyo menunggu janDi depan sekolah, junPyo gak terima janDi menolak dirinya demi foto bareng cowok itu.. HaJe bilang “jgn hanya marah krn cemburu, kamu memang tdk mengetahui apa2 ttg kekasihmu”.. tersinggung, junPyo mukul HaJe tanpa ampun, hingga janDi berteriak, menghentikan pukulan junPyo, memutuskan hubungan mereka, mrasa sulit utk menghadapi perbedaan ini.
Pulang ke rmh junPyo patah hati, beberes memasukkan pakaian dlm koper & menghilang. Keesokan harinya janDi kembali mendapati kertas merah F4 dr locker’nya. Meja kursinya kembali berada diluar, pada saat janDi ingin membawanya ke dalam kelas, HaJe menabraknya mencoba menolongnya dr lemparan pot bunga yg jatuh persis mengenai meja tsb. HaJe mengompori bahwa junPyo yg melakukannya, tp janDi melawannya, tdk mungkin junPyo mau menyakitinya.

Lepas melakukan kerjaan paginya, janDi ditemui jiHoo. Bercerita bahwa dirinya sdh berteman selama 15th dng junPyo, meski janDi & junPyo baru sebentar, tp dia yakin janDi tahu sifat junPyo. jiHoo jg bilang junPyo bisa menghindar & membiarkan janDi demi janDi.. bikin janDi mrasa bersalah.
Saat ingin mengingat kembali kenangannya bersama junPyo, dlm kelas lab sendirian, janDi terperangkap dalam semburan asap yg sengaja diletakkan seseorang. janDi panic ruangan terkunci, bahkan smua jendela dipaku sehingga tdk bs dibuka. Tiba2 HaJe datang memecahkan jendela, janDi jg msh sempat menekan bel alarm kebakaran. Semua siswa keluar kelas, HaJe keluar dng menggendong janDi, membawa kerumahnya.. knp juga dibawa kerumahnya..
HaJe minta janDi meninggalkan junPyo demi dirinya, janDi menolak, dia gak suka haJe membohongi orang tuanya (bilang bahwa dirinya bersama F4). Saat janDi bergegas keluar dr rumah itu, haJe membiusnya dr belakang.

janDi terikat di kursi dalam suatu ruangan yg gelap. Sementara junPyo tdk bisa dihubungi siapapun. gaEul panic sahabatnya blom pulang kerumah. Setibanya junPyo di rumah, pelayannya memberi surat padanya berisi “jika ingin janDi selamat, pergi sendiri”. Bilang kpd buttler bahwa dirinya akan istirahat dirumah, junPyo pergi sendiri ke tempat dimana janDi disekap. haJe bilang dirinya melakukan itu krn dibayar oleh ibunya JP, jadi kalo janDi bekerjasama dngnya janDi akan mendapat 50% dr bayaran tsb. Jelas JD menolak, haJe jg bilang dirinya balas dendam atas perlakukan JP kpd kaka’nya (t’nyata kaka’ haJe adl cowok yg diselamatkan janDi di eps.1 BBF ini).
Gak lama junPyo datang, sendirian, langsung dipukuli oleh pria2 bayaran haJe. junPyo tdk melawan, meski diatas kertas dirinya bisa memenangkan pertempuran tsb tp dirinya bisa menahan diri. Semata2 demi agar janDi tdk disakiti, hingga saat haJe meminta JP utk berlutut & melepaskan janDi, junPyo menolak.. tp tubuhnya sdh penuh luka. haJe mengambil kursi disampingnya utk memukul punggung junPyo, tdk bisa melihat hal itu janDi merelakan punggungnya mengenai kursi tsb.

janDi pingsan, junPyo panic, mrk hampir kena sasaran pukulan lagi, ketika F3 datang.. (horrrreee)..
wuBin yg menghabisi para penjahat itu, yg lain hanya melihat dr belakang & ‘finishing touch’. Pulang ke rmh janDi menemui ibu & adiknya menangis.. ayahnya diambil rentenir krn tdk membayar hutang. Ibu janDi kehabisan akal, dirinya pergi menemui ibu junPyo, berlutut meminta maaf bahkan membawa semangkuk garam yg disiram ketubuhnya sendiri agar ibu junPyo puas (spt yg dilakukan dirinya ke ibu junPyo pd saat blio menawarkan setas uang). Benar saja, melihat adegan siram garam itu ibu junPyo senang, menarik ibu janDi utk berdiri & memberinya 2 tas uang. Ayah janDi kembali berada diantara mrk, meski begitu ayahnya tdk suka dng sikap istrinya yg mengambil uang dr keluarga junPyo. Malam itu ayah janDi bertanya, apa benar janDi menyukai junPyo ? janDi mengiyakan.. lalu blio meminta janDi utk mengembalikan uang tsb ke ibu junPyo. Ibu junPyo cm bilang bahwa dirinya memberi uang bukan krn agar janDi & junPyo berpisah, ttp krn ibu janDi yg berlutut memohon pdnya. “kamu rela mengambil kembali harga diri ibumu” ktnya.

janDi bilang ibu junPyo hrsnya belajar bahwa harga diri tdk ada harganya (pride & price), junPyo sdh belajar mengenai itu. Keluar ruangan papasan dng jiHoo tp janDi tdk melihatnya. Duduk ditangga jiHoo bilang “kamu memanggil saya ?, I’m your fireman”.. janDi tersenyum. Hari itu jiHoo mengajak janDi memasak pancake (kue yg disukai seoHyun) sambil makan jiHoo mengajak janDi utk pergi..

Tiba2 mrk sudah berada di pegunungan es.. (gak tlalu nyambung dgn scene sebelumnya..), janDi & junPyo asik bercengrama sambil bermain ski. junPyo memberitahu F3 akan memberi kalung kepada janDi. Yg lain hanya bisa komentar butuh lebih dr kalung utk menjaga janDi.. he..he..he..
Malam itu janDi mendengarkan jiHoo bermain gitar, lalu jiHoo meminta janDi mengambilkan kopi. Begitu kembali ke ruangan didapatinya junPyo spt biasa ngedumel dng jiHoo.
Kopi itu akhirnya diminum junPyo & janDi, sambil memandang kota, junPyo memasangkan jaketnya ke tubuh janDi. Tangan JD dipaksa masuk ke kantong jaket tsb, maka ditemuilah oleh janDi kalung perempuan. junPyo bilang kalung itu untuknya, lalu bercerita bahwa kalung itu dia design sendiri berbentuk bintang yg didalamnya ada bulannya. Bintang itu adl dirinya, sedang bulan didalamnya melambangkan janDi yg selalu ingin dilindunginya… aah.. soo sweet.. inspiration.. valentine..

Percakapan janDi dng gaEul mengenai kalung pemberian junPyo didengar 3 putri shinwa yg sirik berat dng janDi. Saat bermain ski bersama, JD terjatuh didorong anggota 3 putri tsb. Smntara gaEul yg berhenti & melihat janDi terjatuh terancam akan tertabrak oleh pemain ski yg kasar. yiJung melihat dr kejauhan, segera menjatuhkan gaEul agar terlepas dr bencana tsb.. mmh.. bukan main senangnya gaEul.. janDi tdk menyadari kalung yg dikenakannya sdh tidak ada. 3 putri itu memberitahu junPyo bahwa kalung yg diberikannya utk janDi dibuang oleh cewek miskin itu. JP gak percaya, lalu dirinya mendapati janDi sedang sibuk mencari kalung yg hilang. JP kembali kecewa dng sikap ceroboh JD, meski janDi sdh meminta maaf. Diluar hotel JP melempari boneka salju yg dianggapnya sbg janDi.

Tiba2 gaEul kembali panic menemui F3, gaEul menemui notes JD yg akan mencari kalung tsb di lapangan ski spt yg diinformasikan 3 putri shinwa tsb, padahal diluar salju mulai turun makin lama makin deras. jiHoo menemui 3 putri jelek itu serta segera merampas kalung tsb.
Sementara junPyo yg asik melempari boneka salju tdk mengetahui bahwa dirinya dijemput paksa oleh ibunya utk kembali pulang. JP tdk bisa melawan para pengawal tsb, ketika memasuki mobil JP mendapat telpon mengenai hilangnya JD. Berhasil mengakali pengawal2’nya, JP bergegas mencari JD dalam badai salju. JD sdh terjatuh tak berdaya, kelelahan, kedinginan. Beruntung JP menemukannya msh dlm keadaan sadar, JP menggendong gadis itu menuju pondok kayu yg terdekat.

JP mengganti baju JD yg basah dng bajunya, maka dirinya pun tdk mengenakan baju.. kedinginan hanya ditemani api. JD memberikan jaket cowok itu utk dipakai mrk bersama, JD bilang minta maaf, dia tdk bermaksud menghilangkan kalung itu. JP membalas kali ini dirinya yg menyelamatkan JD, “lalu saya hrs membalasnya pake apa ?” Tanya janDi. junPYo meminta janDi membuatkannya makan siang spt yg sering dibawanya, bahwa pd pertama kali dia melihatnya dirinya sdh kepingin memakan nasi box tsb. janDi menyanggupinya.
Badai sdh berlalu, janDi & junPyo menemui F3+gaEul, jiHoo langsung mengembalikan kalung tsb ke janDi…. End of travel story….

Hari itu janDi sibuk bikin nasi kotak utk junPyo, nasi’nya pun dibentuk seperti wajah junPyo dng rambut keritingnya. Tapi janDi gak tau.. berita di tivi menyebutkan bahwa pemimpin shinwa group (which is ayahnya junPyo) jatuh sakit tiba2. junPyo diajak ibunya segera menemui ayahnya. Padahal janDi sdh menunggu pria tsb dr sejak di kampus.. di pinggir jalan .. tp junPyo tdk jua datang.
jiHoo kembali menemui janDi, mengajak cewek itu utk segera pergi dengannya.. “ayah junPyo jatuh sakit, mrk hrs segera ke Macau menemuinya, pesawatnya hanya tinggal 30 menit lagi”.
Belum juga sampai bandara, mrk melihat pesawat pribadi shinwa group melintas dilangit.. yaaa… junPyo dah pergi sm ibunya..

janDi nangis dlm pelukan jiHoo, dirinya blom sempat meminta maaf, blm sempet bilang bahwa dirinya suka dng junPyo.. Diatas pesawat junPyo mengirim sms ke janDi, bilang utk menunggunya.. saya cinta kamu.. sambil memandangi foto janDi yg menjadi wallpaper di Hp’nya.. hiks..hiks..

2 komentar:

  1. [Dengan alasan ultah gaEul, janDi enggan & menolak ajakan junPyo. junPyo kecewa, tp tak bisa berbuat apa2, dia malah memberitahu informasi yg baru didapatnya ke yiJung.]

    hmm....menurut mbak nana, JunPyo nelpon YiJung untuk ksh tau Gaeul ultah (which is sbenernya gak), ato curhat krn JanDi gak mau diajak makan bareng? :-)

    Klo curhat, JunPyo kan biasanya curhat ke JiHoo bukan ke YiJung. Tp klo cm ngasih tau GaEul ultah ngapain juga yah. Emangnya JunPyo mau jodohin YiJung sama GaEul...:p

    Hehehe...klo menurut ku penulisnya sbenernya cm pengen ada moment antara YiJung-GaEul, cm nyambunginnya agak maksa...^_^

    But it's OK lah...jd makin banyak tanda2 klo YiJung tuh sbenernya udah mulai suka sama GaEul, cm masih gak mau ngaku aja....:p

    BalasHapus
  2. masa sih Rin.. apa mnurut perasaan aku aja ya yg mengindikasikan junPyo ngasih informasi ultah gaEul ke yiJung.

    entah itu pengen curhat ato cm pengen counter cek aja.. :)

    tp mang setuju kalo adegan itu bisa2nya penulis aja biar ada momen gaEul dng yiJung..

    thx Rin..

    BalasHapus